Bab 7 Kegiatan Ekonomi dan Pelakunya
Dunia IPS - Pelaku Ekonomi adalah pihak-pihak yang melakukan kegiatan ekonomi. Dalam ilmu ekonomi, pelaku ekonomi ini terdiri dari rumah tangga keluarga (RT), rumah tangga produksi, pemerintah dan masyarakat luar negeri.
Rumah tangga Keluarga
Dunia IPS - Pelaku Ekonomi adalah pihak-pihak yang melakukan kegiatan ekonomi. Dalam ilmu ekonomi, pelaku ekonomi ini terdiri dari rumah tangga keluarga (RT), rumah tangga produksi, pemerintah dan masyarakat luar negeri.
Rumah tangga Keluarga
Dua peran yang dimainkan oleh rumah tangga keluarga dalam
kegiatan ekonomi. Pertama adalah sebagai konsumen. Sebagai konsumen, rumah
tangga keluarga membeli barang dan jasa yang dihasilkan oleh rumah tangga
produksi untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Selain itu rumah tangga keluarga
juga berperan dalam penyedia jasa factor produksi yang berupa tenaga kerja,
tanah, ataupun modal.
Rumah tangga Produsen
Rumah tangga Produsen
Rumah tangga produksi atau sering disebut sebagai perusahaan
yang bertujuan untuk mencari laba atau memberi layanan kepada masyarakat.
Dilihat dari kepemilikannya, perusahaan dapat dibedakan atas perusahaan milik
Negara yang pada umumnya menekankan layanan kepada masyarakat, dan perusahaan
Swasta yang hamper sebagian besar bertujuan mencari laba.
Gambar disamping:
Gambar pabrik, dimana pabrik merupakan salah satu sarana bagi rumah tangga produsen dalam melakukan kegiatan produksi
Pemerintah
Gambar disamping:
Gambar pabrik, dimana pabrik merupakan salah satu sarana bagi rumah tangga produsen dalam melakukan kegiatan produksi
Pemerintah
Pada pasal 33 ayat 2 UUD 1945 tertulis:
“Cabang-cabang produksi yang penting bagi Negara dan menguasai
hajat hidup otang banyak dikuasai oleh Negara.
Selanjutnya pada pasal 33 ayat 3 UUD 1945 disebutkan bahwa:
“Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya
dikuasai oleh Negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat”
Atas dasar pasal diatas pemerintah harus bertindak sebagai
pelaku ekomoni, selain itu berdasarkan pasal itu juga pemerintah mendirikan
berbagai Badan Usaha Milik Negara, disampin itu pemerintah juga melakukan
kegiatan komsumsi. Konsumsi itu dapat terlihat misalnya pada belanja barang
untuk penyelenggaraan Negara dan biaya untuk perawatan harta Negara.
- Masyarakat luar negeri
Masyarakat luar negeri juga merupakan pelaku ekonomi yang
harus diperhitungkan . Tanpa hubungan dengan masyarakat luar negeri, keadaan
ekonomi akan semakin maju.
Berikut ini adalah keuntungan-keuntungan yang diperoleh
melalui kerja sama dengan masyarakat luar negeri.
- Pemerintah dapat memperoleh pinjaman untuk membiayai pembangunan
- Hasil bumi dan hasil kerajinan Indonesia dapat diekspor ke luar negeri untuk mendapatkan devisa
- Memungkinkan pengiriman tenaga kerja untuk bekerja di luar negeri
- Memungkinkan dilakukan alih teknologi maju dari masyarakat luar negeri yang sangat bermanfaat bagi Negara kita yang sedang membangun.
- Memungkinkan Negara kita untuk melakukan impor berbagai barang kebutuhan konsumsi dan barang-barang modal untuk menunjang pembangunan
Interaksi Antarpelaku
Ekonomi
Dalam melakukan kegiatan ekonomi, keempat pelaku ekonomi
yang telah kita bicarakan tadi saling berinteraksi satu sama lain sesuai dengan
ragam transaksi yang dialkukan.
Rumah tangga keluarga membeli barang-barang
konsumsi dari rumah tangga produsen. Sebaliknya, rumah tangga produsen membeli
factor-faktor produksi dari rumah tangga keluarga. Perusahaan membayar pajak kepada
pemerintah dan sebaliknya pemerintah membangun berbagai sarana dan prasarana
umum yang kesemuanya untuk kepentingan rumah tangga keluarga dan produsen.
Rumah tangga keluarga, produsen, dan pemerintah mengekspor barang ke leuar
negeri. Sebaliknya dari masyarakat luar negeri kita juga mengimpor barang.Semoga Bermanfaat......

0 komentar :
Posting Komentar